Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) menjadi tuan rumah dalam kegiatan Gerakan Unhas Mengkaji dan Sholat Berjamaah (GUMSB). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Darul ‘Ilmi FEB Unhas pada pukul 15.30–17.55 WITA dengan mengusung tema “Karakter Maritim Civitas Akademika Unhas dalam Tinjauan Al-Qur’an.”
Tidak hanya dilaksanakan secara luring, kegiatan ini juga dibuka secara daring melalui platform Zoom yang informasinya disebarluaskan melalui flyer digital.
Selanjutnya, pada Rabu, 5 Oktober 2022, FEB Unhas menggelar webinar bertema “Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual bagi Dosen dan Mahasiswa”. Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini bertujuan sebagai sarana sosialisasi serta mendorong dosen dan mahasiswa untuk mendaftarkan karya ilmiah maupun inovasinya agar memperoleh perlindungan hukum.
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Unhas, Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, ST., M.Phil., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dunia pendidikan merupakan ladang inovasi. Oleh karena itu, setiap karya dan inovasi perlu dilindungi melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) agar memiliki nilai ekonomi dan dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
Sementara itu, Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas, Dr. Asmi Citra Malina, S.Pi., M.Agr., Ph.D., dalam paparannya menjelaskan bahwa HAKI merupakan hak yang timbul dari hasil olah pikir, rasa, dan karsa manusia yang menghasilkan produk atau proses bernilai ekonomi dan berguna bagi kehidupan.
Ia juga memaparkan jenis-jenis kekayaan intelektual, yang terdiri atas Copyright and Related Rights—meliputi karya seni, sastra, ilmu pengetahuan, program komputer, dan hak terkait lainnya—serta Industrial Property, seperti paten, merek dagang, desain tata letak sirkuit terpadu, rahasia dagang, dan desain industri.
Menjelang penutupan webinar, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, dan Inovasi FEB Unhas, Dr. Anas Iswanto Anwar, SE., MA., memfasilitasi pendaftaran sebanyak 15 karya ilmiah milik dosen FEB Unhas. Para dosen mengisi dokumen-dokumen yang menjadi persyaratan pengajuan HAKI sebagai langkah konkret perlindungan karya mereka.

